Sukses Di Usia Muda? Bisnis Properti Aja!

Di era modern ini, berbagai jenis orang mulai menjalankan usaha dalam berbagai jenis industri. Ditambah dengan pendidikan yang lebih menyesuaikan dengan perkembangan zaman, sehingga membuka wawasan para anak muda untuk lebih mempersiapkan dirinya dalam merencanakan kesiapan untuk terjun ke dunia kerja pada saatnya kelak. Banyak orang kini telah merencanakan masa depannya dengan lebih terstruktur sesuai dengan perkembangan zaman, sehingga tidak lagi beranggapan bahwa untuk mencapai posisi sukses dalam bekerja tidak selalu hanya bisa diwujudkan saat telah berusia lanjut saja. Melainkan banyak jenis usaha sekarang telah bisa dijalankan hingga memberi keberhasilan yang bisa dicapai di usia muda. Salah satu contohnya dalam bisnis yang berkaitan dengan bidang properti, dimana telah diketahui banyak orang membutuhkan modal berjumlah besar.

Faktor perkembangan zaman yang telah begitu canggih di masa kini berhasil menciptakan generasi milenial yang lebih kekinian dan paham akan internet serta teknologi terkini. Akibatnya generasi tersebut lebih dapat menyoroti berbagai bidang dan lebih fokus dalam mengejar mimpinya, sesuai dengan minat, kemampuan, dan ketertarikan masing-masing. Bahkan kini banyak generasi milenial yang juga menekuni bidang properti. Ditambah lagi beberapa sosok yang telah berhasil dalam jabatan tertentu juga turut menyampaikan bahwa para generasi milenial dapat berkontribusi lebih banyak dan lebih baik lagi bagi dunia properti di masa kini. Peran mereka menjadi sangat dibutuhkan dalam memberikan inovasi yang tepat untuk pengembangan dan pemasaran produk untuk kalangan generasi yang akan datang. Dimana pasar akan lebih dikuasai oleh dominasi masyarakat milenial Indonesia yang telah beranjak dewasa, serta bahkan generasi dibawahnya.

Berikut beberapa pertimbangan akan generasi milenial yang berpotensi besar untuk sukses di bidang properti, diantaranya:

 

Investasi di sektor properti pilihan favorit investor besar

Akibat dari ketersediaan lahan yang terbatas, banyak  investor memiliki kendali yang besar dalam memegang kontrol suatu jenis usaha, daya juang yang diperlukan dalam berinvestasi pun menjadi sangat tinggi, terlebih lagi jika nilai aset dapat ditingkatkan dengan modal minimum, mendapatkan seperti yang diperoleh dari capital gain maupun cashflow juga salah satu modal besar seperti perbankan akan lebih suka memberikan pinjaman dengan menggunakan jaminan properti.

Menjadi aliran investasi properti yang bersumber dari dunia

Menurut jenis peringkat yang disampaikan dalam jenis Top Cities for Investment yang diadakan tahun 2018 lalu, Price Waterhouse Coopers  (PwC) menyampaikan bahwa Jakarta berada dalam urutan kelima dibawah Bangalore-Bangkok, Guangzhou-China, dan Ho Chi Minh-Vietnam.

Kota Jakarta dinilai paling menarik minat investor untuk mengembangkan modalnya, meski beberapa daerah lain juga turut berkembang dan memiliki perkembangan investasi yang cukup tinggi dalam bidang properti. Alasan seperti pertumbuhan penduduk dan kebutuhan masyarakat akan rumah selalu menjadi poin utama dalam peringkat yang diperoleh properti sebagai ladang usaha yang tidak akan berkesudahan. 

Meskipun telah banyak generasi muda yang mulai tertarik dalam bisnis ini, namun perbandingan keseluruhan yang terjadi masih sangat besar. Banyak diantara mereka yang juga belum memiliki minat atau mempersiapkan akan hal itu. Ditambah dengan fakta buruk yang menyampaikan bahwa jumlah kapasitas perusahaan properti dalam membangun rumah saat ini belum sebanding dengan kebutuhan rumah masyarakat. Jika dihitung kasar, masih banyak jumlah masyarakat yang belum dapat memiliki rumah hunian milik sendiri akibat dari faktor ketersediaan perusahaan properti serta kemampuan masyarakat. Padahal jika jumlah perusahaan properti meningkat di Indonesia, hal ini akan memberi dampak baik bagi banyak bidang lainnya. Seperti salah satunya meningkatkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat hingga membantu masyarakat untuk dapat memiliki uang yang dapat dikembangkan untuk masa depan.

Siapkah kamu untuk turut serta memulai bisnis di bidang properti mulai dari sekarang? Memang hal ini perlu untuk dipertimbangkan secara matang bahkan perlu melalui tahap kegagalan terlebih dahulu. Langkah terjal dan jatuh bangun juga sangat mungkin dialami. Namun tidak perlu terlalu dikhawatirkan, karena sudah banyak anak muda lainnya yang terjun dalam bidang ini dan telah berhasil. Jika mereka saja bisa tentu anda juga dapat berhasil untuk mulai usaha dalam jenis ini. Berikut akan dijabarkan tiga sosok muda yang telah mengharumkan nama generasi muda atas keberhasilannya berbisnis di bidang properti. Tunggu apa lagi? Segera pelajari dan ikuti trik suksesnya!

 

Andika Sutoro Putra

Andika Sutoro Putra

Sosok pria yang lahir di Singkawang pada 13 Juni 1994 ini dikenal dengan nama Putra. Ia lahir dan bertumbuh dalam keluarga yang sederhana. Prestasi yang berhasil diraihnya dalam bidang akademis juga tidak terlalu mengesankan. Namun di lubuk hatinya, Putra memiliki keinginan yang besar untuk menjadi seorang pengusaha besar. Langkahnya dimulai dari usaha berjualan secara online, seperti yang banyak dilakukan anak muda. Dengan perlahan namun pasti, Putra berhasil uang hingga ratusan juta rupiah dan digunakan sebagai modalnya. Uang itu digunakan Putra untuk mengembangkan diri. Lewat dari berbagai seminar dan pelatihan seperti yang diajarkan oleh Tung Desem Waringin, salah satu sosok besar yang telah ahli di Indonesia, Putra mengumpulkan bekal paduan untuk memulai suatu usaha. Berbagai jenis usaha lain mulai ditekuninya, seperti dalam bidang kuliner, interior, garmen, serta properti.

Gejolak keinginan untuk membuka usaha sudah tumbuh dalam pikiran Putra sejak usianya masih sangat muda. Di kala anak seumuran lainnya masih mengandalkan uang jajan dari orang tua dan bersenang-senang, semenjak genap berusia 18 tahun Putra sudah mulai menekuni bisnis properti hingga sekarang. Di kala usianya masih begitu belia, Putra sudah memiliki proyek properti pertamanya yang dimulai dari Bali, kawasan perumahan Bintaro, serta apartemen di Bandung. Bernaungan di bawah Magenta Development Putra mengembangkan bisnisnya hingga berhasil mengelola 22 macam ruko di wilayah Kalimantan Barat, lokasi dimana kebanyakan orang belum terpikir untuk mengembangkan usahanya ke daerah diluar pulau Jawa. Bahkan tak tanggung-tanggung, nominal uang yang dikembangkan Putra untuk daerah tersebut mencapai 30 miliar rupiah.

Tidak hanya aktif dalam satu bidang saja, Putra juga turut membantu perkembangan bisnis yang dikhususkan bagi kalangan anak muda. Melalui Richvolution Community, pria berusia 26 tahun ini mendirikan suatu komunitas yang bertujuan untuk mengembangkan pola pikir anak muda sehingga menjadi lebih inisiatif dan dapat menciptakan aneka macam lapangan kuliah sesuai bidangnya masing-masing saat terjun ke dunia kerja.

 

Harfani Alwi

Harfani Alwi

Wanita satu ini berhasil membuktikan bahwa dunia bisnis tidak dipegang sepenuhnya oleh kaum pria saja. Melainkan juga dikuasai oleh kaum wanita. Pembuktian ini diwujudkan wanita kelahiran 26 September 1990 dalam bentuk suatu perusahaan bernama PT Harfana Halim Indah. Perusahaan ini tidak dibangunnya sendiri, melainkan berupa rintisan dari sang ayah, H. Muhammad Alwi di tahun 1985. Setelah dididik dan dianggap cukup dewasa, Harfani mulai diberikan tanggung jawab dan kepercayaan dalam menjalani bisnis keluarga di bidang properti ini.

Tak mengecewakan orang tuanya, Harfani yang biasa dipanggil Anha ini berhasil mencetak prestasi dari strategi bisnisnya dalam mengusahakan aneka lokasi strategis di wilayah perkotaan yang belum banyak disentuh orang lain. Pertimbangan ini pun berhasil memenangkan persaingan dalam dunia real estate, dan menjadikan bisnisnya semakin berkembang dan dikenal lebih banyak orang.

Tidak hanya berhenti sampai keberhasilan PT Harfana Halim Indah saja, lokasi yang dibidik Anha pun berkembang dengan aneka fasilitas yang nyaman seperti dari akses transportasi umum yang tersedia. Hal ini mendorong kualitas daerah tersebut menjadi lebih nyaman untuk dihuni masyarakat, sehingga aneka macam konsumen maupun investor lebih tertarik dalam menaruh minat maupun modalnya untuk dikembangkan disana.

Bukti keberhasilan wanita tekun bernama Anha ini sudah tersebar hingga ekspansi ke beberapa wilayah di Indonesia seperti Sulawesi Selatan seperti di daerah Bone, Bombana dan Palopo yang dikenal cukup padat penduduk namun kurang mendapat perhatian banyak perusahaan. Tidak berhenti sampai situ, daerah-daerah Sulawesi lainnya seperti Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah pun menjadi target yang selanjutnya akan dikembangkan. Tidak menutup kemungkinan jika suatu hari kelak wilayah Sulawesi akan dikuasai oleh PT Harfana Halim Indah.

Keberhasilan dalam bidang pendidikan pun telah diperoleh Anha. Meskipun tidak terfokus pada bidang yang sama seperti profesinya, ia telah membuktikan sukses setelah menekuni bidang studi yang sering dianggap banyak orang sebagai pilihan yang berat yaitu bidang kedokteran dari Universitas kenamaan Hassanuddin, yang menjadi perguruan tinggi terbaik di bagian timur Indonesia. Tentunya hal ini menjadi suatu kebanggaan yang berkesan baik bagi diri Anha maupun keluarganya.

 

Tommy Widjanarko

Tommy Widjanarko

Salah satu sosok pemuda lain yang telah berhasil di usia mudanya bernama Tommy Widjanarko. Pria yang lahir di Madiun, 12 Agustus 1991 ini mengawali usahanya sejak ia lulus menempuh kuliah dalam jurusan teknik sipil. Semangat untuk berjuang mengembangkan bisnis ini diwarisi Tommy dari ayahnya, yang juga berprofesi dalam bidang kontraktor. Seperti peribahasa menyampaikan buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.

Salah satu hal positif yang dapat dipelajari dari Tommy adalah, keberaniannya untuk mau berjuang membuka usaha sendiri. Meskipun sang ayah sudah memiliki perusahaan dalam bidang properti, Tommy memilih mundur dari jabatan yang kelak akan diwariskan tersebut dan membuka usahanya sendiri. Usaha ini sekaligus menjadi wujud menantang usaha ayahnya. Terbukti dari berbagai tantangan yang dihadapinya sebagai developer baru perorangan di dunia properti yang sudah besar. Dengan adanya berbagai perusahaan properti yang sudah terkenal di daerah Indonesia, orang akan mengalami kesulitan hingga rasa kurang percaya akan perusahaan-perusahaan baru. Maka dari itu langkah yang ditempuh dalam penamaan beberapa lokasi kawasan perumahan yang ditawarkan dibuat dengan nama yang sama seperti daerah tersebut. Hal ini bertujuan untuk membuat nama lokasinya lebih mudah diingat masyarakat dan berujung pada keterbiasaan akan menyebut nama perusahaan real estate yang dikembangkannya.

Dengan memulai langkah kecil dari dua unit rumah di Jalan Imam Bonjol Madiun, Tommy kini bekerja bersama tiga orang karyawannya untuk mengambangkan usaha. Meskipun begitu, Tommy tetap berteguh pada prinsipnya untuk terjun langsung menangani banyak hal dalam bisnis ini. Berbagai pekerjaan seperti membuat konsep perencanaan perumahan, hingga membuat model dan desain bangunannya tetap masih ditangani sendiri oleh Tommy. Hal ini terbukti dari usaha yang dirintisnya berhasil mendapat kepercayaan akan kerja kerasnya yang tidak berhenti meski bisa dibilang telah berhasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *